Menurut Direktur Utama CIMB Niaga Arwin Rasyid, saat ini sudah ada beberapa bank yang sedang dilirik oleh perseroan.
"Kalau kita lihat sekarang ini adalah satu-dua bank yang bagus untuk kita akuisisi. Kalau memang cocok dengan bisnis kita, ya kita mau," katanya di Ramada Plaza Menam Riverside, Bangkok, Jumat (11/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dua tahun ini.
Di 2010 lalu, CIMB Niaga mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 34% menjadi Rp 143,65 triliun dibandingkan tahun 2009 sebanyak Rp 107,1 triliun. Sementara di 2011 ini, Arwin mengatakan, pihaknya mengejar pertumbuhan aset sebesar 37%.
"Tahun ini kita coba kejar pertumbuhan aset sebesar 37%," katanya.
Ia menambahkan, target pertumbuhan nilai aset ini diharapkan dapat membuat peringkat banknya menjadi terbesar keempat, naik dari 2010 yang berada di posisi kelima.
"Kita lihat saja nanti, apa bisa kita berada di posisi keempat," imbuhnya.
(ang/dnl)











































