Demikian hal itu dikemukakan oleh Dirut Askrindo Chairul Bachri dalam RDP bersama Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2011).
"Sampai akhir Febuari 2011, penjaminan telah mencapai Rp 14,2 triliun. Terjadi peningkatan pendapatan IJP (imbal jasa penjaminan) KUR per tahun, tetapi belum dapat menutup klaim sehingga menyebabkan tergerusnya dana PMN (penyertaan modal negara)," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2009 tidak ada PMN yang turun bagi Askrindo, tapi penjaminan terhadap KUR tetap perseroan lakukan. Pada tahun 2010, Askrindo memperoleh PMN sebesar Rp 900 miliar. total dana yang diperoleh perseroan sebesar Rp 2 triliun.
Total realisasi KUR mencapai Rp 36,28 triliun hingga bulan Januari 2011. Perkiraan penyaluran KUR mencapai Rp 56,6 triliun hingga bulan Desember 2011.
(ang/hen)











































