Demikian data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) yang dikutip Selasa (22/3/2011).
Jumlah multifinance di 2010 berkurang 6 perusahaan, dari 198 multifinance di 2009 menjadi 192 multifinance sepanjang 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang 2010, tercatat 192 multifinance ini mempunyai utang ke bank senilai Rp 132,42 triliun, naik dari tahun utang di tahun sebelumnya yang mencapai Rp 89,23 triliun.
Total pendapatan yang diperoleh multifinance di Idnonesia mencapai Rp 44,37 triliun di 2010. Naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 26,35 triliun.
Dalam data tersebut dikatakan, dari total pembiayaan multifinance di 2010 yang sebesar Rp 186,35 triliun, jumlah pembiayaan yang masuk katagori macet mencapai 1,37%. Pembiayaan macet ini paling besar dari kartu kredit.
(dnl/qom)











































