"Transaksi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan BSM sebagai salah satu pilar utama perseroan," kata Direktur BMRI Pahala Mansyuri dalam keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/3/2011).
Ia mengatakan, dengan suntikan dana sebanyak Rp 200 miliar itu maka kepemilikan saham perseroan di BSM bertambah 40 juta lembar menjadi 171,64 juta lembar saham dari sebelumnya 131,64 juta lembar saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank pelat merah itu berharap, dengan menguatnya modal BSM maka anak usahanya itu bisa berkembang terutama di perbankan ritel, untuk target segmen yang berbasis syariah.
Bank Indonesia telah memberikan persetujuannya atas transaki ini sebagaimana dimuat dalam surat No. 13/9/DPB1/TPB1-1 tertanggal 31 Januari 2011.
(ang/hen)










































