570 Ribu TKI Kirim Uang Rp 60 Triliun Selama 2010

570 Ribu TKI Kirim Uang Rp 60 Triliun Selama 2010

- detikFinance
Kamis, 24 Mar 2011 07:42 WIB
570 Ribu TKI Kirim Uang Rp 60 Triliun Selama 2010
Jakarta - Jasa Pengiriman Uang luar negeri (Remitansi) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) selama tahun 2010 mencapai US$ 6,73 miliar atau sekitar Rp 60 triliun. Angka tersebut hanya meningkat 1,8 % dari tahun 2009 yang sebesar US$ 6,61 miliar. Remitansi terbesar dikirimkan oleh TKI wilayah Asia yang sebanyak US$ 3,77 miliar.

"Remitansi di Asia paling besar yakni mencapai US$ 3,7 miliar. Kemudian diikuti oleh TKI wilayah Timur Tengah dan Afrika yang mencapai US$ 2,76 miliar," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Kamis (24/3/2011).

Dikatakan Difi untuk remitansi di wilayah Amerika totalnya mencapai US$ 100,2 juta. Kemudian TKI wilayah Eropa dan Australia mencapai US$ 93,75 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kawasan Asia masih menjadi negara tujuan TKI terutama Malaysia. Hal ini terbukti dari jumlah remitansi di Malaysia yang mencapai US$ 2,3 miliar sendiri," papar Difi.

Difi menambahkan, setelah Malaysia negara Arab Saudi juga mencatat jumlah remitansi yang cukup besar. Dimana, sambung Difi, remitansi TKI di Arab Saudi mencapai US$ 2,2 miliar.

TKI Di Luar Negeri Capai 570 ribu

Pada kesempatan yang sama, Difi juga mengatakan jumlah TKI yang tersebar di seluruh dunia mencapai 570.286 orang. Dimana terdiri dari 413 ribu pekerja informal dan 157 ribu pekerja informal.

"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, TKI di luar negeri menurun di 2010. Di 2009 mencapai 636 ribu," jelasnya.

Dari persebarannya, Difi mengatakan TKI di Arab Saudi tercatat yang paling banyak yakni mencapai 228 ribu orang. Kemudian disusul TKI di Malaysia yang sebanyak 115 ribu orang.

"Kawasan Timur Tengah dan Afrika masih dominan persebaran TKI-nya yakni mencapai 307 ribu. Disusul kawasan Asia yang mencapai 261 ribu," kata Difi.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads