BNI Tetap Pilih Konversi Obligasi Rekap ke Saham

BNI Tetap Pilih Konversi Obligasi Rekap ke Saham

Ramdhania El Hida - detikFinance
Rabu, 30 Mar 2011 14:49 WIB
BNI Tetap Pilih Konversi Obligasi Rekap ke Saham
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) lebih memilih konversi obligasi rekap dengan saham di Bahana ketimbang menjualnya seperti saran Menteri Keuangan. Pasalnya, hal tersebut dapat membantu negara mengurangi utang.

"Kalau kita sih maunya kan bantu negara, kita kembalikan. Kita masih lihat-lihat kalau pemerintah ok, boleh konversi, ya sudah. Gini. Kalau saya jual, berarti saya enggak bantuin negara," ujarnya ketika ditemui dalam acara peresmian pabrik kelapa sawit di Marunda, Bekasi, Rabu (30/3/2011).

Gatot mengaku telah bertemu dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo terkait masalah tersebut. Namun, dia tidak memastikan kapan keputusan untuk mengakuisisi Bahana dapat dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya izin Menteri Keuangan, kan yang punya mereka. Kenapa musti cepat-cepat, saya kan enggak ada target-target, saya kan cuma mau bantu negara," pungkasnya.

Seperti diketahui, BNI mengincar salah satu dari dua BUMN yang bergerak di insititusi keuangan yaitu Bahana Securities dan Danareksa Sekuritas. BNI bermimpi untuk 'tukar guling' salah satu perusahaan tersebut dengan obligasi rekap senilai Rp 17 triliun.

(rdf/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads