Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini usai paparan kinerja 2010 di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (30/3/2011).
"Kalau emang ada investor yang tertarik kita siap untuk melepas obligasi rekap yang masuk kedalam kriteria tradable. Kita akan jual kalau ada yang berminat, diharapkan ini bisa untuk mendukung pertumbuhan anorganik," ujar Zulkifli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum pernah ada kajian ke arah situ dan kita belum bahas secara internal," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama Direktur Treasury, International and Special Asset Management Thomas Arifin menjelaskan obligasi rekap Mandiri yang tradable mencapai Rp 55 triliun.
"Jumlahnya yang tradable sekitar Rp 55 triliun," ujarnya.
Ia juga mengatakan, untuk penjualannya masih harus menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan.
Seperti diketahui, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga berniat mengincar salah satu dari dua perusahaan BUMN yang bergerak di insititusi keuangan yaitu PT Bahana Securities dan PT Danareksa Securities. Jika Mandiri berniat menjual obligasi rekap terlebih dahulu, BNI bermimpi untuk 'tukar guling' salah satu perusahaan tersebut dengan obligasi rekap senilai Rp 17 triliun.
(dru/hen)











































