Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Dodit W Probojakti mengungkapkan rata-rata setiap nasabah memegang 2 kartu kredit.
"Jumlah kartu kredit yang beredar itu sekitar 13,8 juta nasabah yang dimiliki oleh 6,5 juta costumer. Artinya satu orang memegang 2 kartu kredit rata-ratanya," ujar Dodit ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (3/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Singapura itu satu nasabah bisa memegang 6 kartu kredit, sedangkan di Australia itu mencapai 4 kartu kredit per nasabahnya," tuturnya.
Dijelaskan Dodit, seiring dengan minat masyarakat tren pemegang kartu kredit terus bertambah. Di 2010 jumlah kartu kredit yang beredar hanya sebesar 13,5 juta. "Dalam dua bulan terakhir jumlah kartu kredit telah meningkat 300.000. Jika dibanding 2009 jumlah kartu yang beredar itu mencapai 12,2 juta jadi terus menunjukkan tren peningkatan," tambahnya.
Dihubungi secara terpisah, Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengatakan karena kartu kredit itu bunganya tinggi sampai 2-3% per bulan maka sudah sebaiknya nasabah bijak dalam penggunaannya. "Jangan gunakan kartu kredit sebagai utang jangka panjang sebab bunganya tinggi. Nanti jadi bunga berbunga," tuturnya.
Dikatakan Fauzi, kartu kredit banyak itu pada dasarnya tidak apa-apa. Biasanya nasabah menggunakannya untuk cari diskon lebih banyak dan untuk pembayaran yang praktis pengganti uang cash.
"Tetapi perlu diperhatikan, penggunaan kartu kredit itu harusnya dihitung, tidak melebihi 1/3 dari pendapatan sebulan," tuturnya.
Seperti diketahui, akibat tunggakan kartu kredit seorang nasabah Citibank meninggal karena ditagih debt collector. Untuk menjaga hal tersebut, beberapa pihak menyarankan agar nasabah bijak menggunakan kartu kredit dalam berbelanja.
(dru/dru)











































