Bank Mandiri Ajak AXA Akuisisi Asuransi Dharma Bangsa

Bank Mandiri Ajak AXA Akuisisi Asuransi Dharma Bangsa

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 05 Apr 2011 17:17 WIB
Bank Mandiri Ajak AXA Akuisisi Asuransi Dharma Bangsa
Jakarta -

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menggandeng AXA S.A akuisisi perusahaan asuransi PT Asuransi Dharma Bangsa (ADB). Perseroan akan kuasai kepemilikan mayoritas di ADB.

Bank BUMN itu akan mengambil 120.000 saham dari 126.718 saham baru ADB yang akan diterbitkan. Sementara AXA S.A, sebagai mitra akan mengambil-alih 73.292 lembar saham yang saat ini dimiliki oleh pemegang saham ADB (yaitu Dana Pensiun Bank Mandiri 1 dan PT Estika Yasakelola) serta mengambil sisa saham baru ADB yang diterbitkan sebesar 6.718 lembar saham. 

Dengan demikian, setelah transaksi ini selesai, Bank Mandiri akan menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi kepemilikan sebesar 60% dan AXA, S.A. memiliki porsi kepemilikan sebesar 40%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan usaha patungan asuransi kerugian yang akan dibentuk ini, diharapkan akan dapat meraih pangsa pasar yang signifikan di segmen retail, mikro, syariah, dan small business.

"Anak perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kerugian ini akan memiliki sinergi yang baik dengan pengembangan bisnis ritel dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Bank Mandiri, dan juga dengan Mandiri Tunas Finance," kata Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini dalam siaran perseroan, Selasa (5/4/2011).

Rencana ini memerlukan persetujuan para pemegang saham di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2011. Seluruh transaksi tersebut di atas hanya akan menjadi efektif apabila telah mendapatkan persetujuan dari regulator terkait. 

Saat ini ADB memiliki beberapa produk asuransi yang bervariasi antara lain asuransi dari resiko kebakaran atau pencurian, asuransi property, asuransi kendaraan bermotor, asuransi pengangkutan, asuransi kecelakaan diri, asuransi peralatan berat dan asuransi gangguan usaha. 

Berdasarkan laporan keuangan 2010, nilai aset ADB tercatat sebesar Rp 61,9 miliar, meningkat 40,5% dari tahun sebelumnya. Sedangkan pendapatan premi bruto yang dibukukan ADB pada Desember 2010 sebesar Rp 28,02 miliar, naik 21,1% dibanding Rp 23,1 miliar pada 2009.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads