Citibank Berpotensi Kehilangan Rp 12 Miliar per Hari

Citigold Ditutup

Citibank Berpotensi Kehilangan Rp 12 Miliar per Hari

- detikFinance
Rabu, 06 Apr 2011 20:02 WIB
Citibank Berpotensi Kehilangan Rp 12 Miliar per Hari
Jakarta - Kasus pembobolan dana nasabah oleh Malinda Dee menyebabkan Bank Indonesia (BI) melarang Citibank menambah nasabah baru Citigold. Ini berpotensi merugikan Citibank Rp 12 miliar per hari.

Hal ini disampaikan oleh VP Costumer Care Citibank Hotman Simbolon di sela rapat dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2011).

"Misalkan kita dapat 2 nasabah (Citigold) dalam sehari, dan kami punya 12 branch, artinya kita hilang berapa? Jika per nasabah itu rata-rata dananya Rp 500 juta," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hotman hanya bisa pasrah dengan potensi kerugian tersebut, karena ini adalah risiko yang harus ditanggung oleh Citibank.

"BI itu bertindak sangat tegas, BI tak melihat itu bank asing atau tidak. Jadi itu hukuman yang berat deh, tambahin deh Citigold ditutup," tukas Hotman.

Gubernur BI Darmin Nasution sebelumnya menyatakan Citibank tak boleh menambah nasabah baru Citigold sampai proses penyelidikan kasus Malinda selesai.

Seperti diketahui, kasus pembobolan dana nasabah Citibank oleh Malinda Dee alias Inong Malinda telah menggegerkan masyarakat.

Malinda yang merupakan mantan Relation Manager dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU No 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU No 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU No 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU No 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU No 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Citibank telah menyampaikan rilis mengenai kasus ini. Mereka menjamin perlindungan bagi dana milik nasabahnya terkait kasus penggelapan dana miliaran itu. Citibank menegaskan semua nasabah aman dan akan diberi penggantian bagi yang dirugikan.
(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads