BII Belum Berencana Naikkan Suku Bunga Kredit

BII Belum Berencana Naikkan Suku Bunga Kredit

- detikFinance
Selasa, 08 Jun 2004 13:18 WIB
Jakarta - Bank Internasional Indonesia (BII) belum berencana menaikkan suku bunga pinjamannya dalam waktu dekat meski Bank Indonesia (BI) akan menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 3-5 persen.Hal ini disampaikan Presdir BII Hendry Ho disela peluncuran Aliansi ATM Bersama antara BII dan DBS Bank, Singapura di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa, (8/6/2004)."Saya kira mayoritas perbankan tidak akan menaikkan tingkat suku bunga pinjamannya," ujar Hendry Ho.Menurut Hendry, berdasarkan keterangan BI dengan kenaikan GWM 3-5 persen dipastikan akan meningkatkan cost of fund, namun kenaikan itu masih bisa diterima oleh bank. "Jadi pengaruhnya tidak akan besar," katanya.Kuasi ReorganisasiPada kesempatan itu Hendry juga menjelaskan, saat ini BII berencana menyelesaikan kuasi reorganisasi untuk membersihkan struktur keuangannya yang diharapkan bisa selesai akhir tahun ini."Pada tahun ini kita merencanakan terlebih dahulu untuk membersihkan balanced kita yakni dengan kuasi reorganisasi," katanya.Namun, jika ada sesuatu yang memaksa BII harus menerbitkan sub debt, maka BII akan menerbitkannya. Tetapi saat ini BII akan memfokuskan diri terlebih dahulu kuasi reorganisasinya. BII juga belum bisa memberikan dividen sampai proses kuasi reorganisasi selesai.Terkait kerjasama dengan DBS Bank, dijelaskan Hendry, seluruh nasabah BII yang akan berkunjung ke Singapura dan nasabah DBS yang berkunjung ke Indonesia nantinya dapat menggunakan ATM kedua bank tanpa dikenakan biaya. Sebelumnya transaksi lewat dua bank ini dikenakan biaya sebesar Rp 26.000/transaksi untuk nasabah BII, dan DBS dikenakan biaya 2 dolar Singapura/transaksi dengan nilai tukar pada hari itu juga (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads