Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Evelina Pietruschka mengungkapkan total premi industri asuransi jiwa di 2010 mencapai Rp 75,98 triliun, tumbuh 26,14% dibanding 2009 yang sebesar Rp 60,23 triliun.
Evelina menyampaikan, hingga akhir 2010 produk unit link masih mendominasi perolehan premi asuransi jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Evelina, meningkatnya premi di 2010 ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk berasuransi terus meningkat.
"Selain itu dampak dari krisis finansial di 2008 makin tidak terasa lagi," tutur Evelina.
AAJI mencatat hingga 2010, sebanyak 33 juta orang saat ini tertanggung sebagai peserta asuransi. Ke depan, seiring dengan pertumbuhan ekonomo AAJI mengharapkan pertumbuhan lebih baik dari jumlah peserta asuransi.
(dru/dnl)











































