BI Tak Khawatirkan Bank Bermodal di Bawah Rp 100 M
Kamis, 10 Jun 2004 11:16 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) melihat tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap jumlah bank nasional yang akan memiliki modal di bawah Rp 100 miliar. Pasalnya, bank-bank tersebut nantinya akan beroperasi di wilayah tertentu dengan spesifikasi usaha tertentu pula sehingga tidak akan saling bertabrakan."Meskipun banyak, itu tidak menjadi masalah, karena tentunya mereka (bank) akan mencari ceruk pasar yang khusus, yang spesifik, sesuai dengan kompetensi banknya. Jadi bank-bank itu misalnya akan bergerak dan beroperasi di wilayah terbatas," ujar Deputi Gubernur BI, Maman Sumantri, sebelum rapat tertutup dengan Sub Komisi Perbankan Komisi IX DPR RI, Kamis (10/6/2004).Ketika disinggung dengan modal di bawah Rp 100 miliar maka akan banyak bank yang bergerak ke sektor retail dan consumer, Maman juga tak mempersoalkan. Menurut dia, konsep Arsitektur Perbankan Indonesia (API) memang mengarah ke sana karena bank-bank yang dibawah Rp 100 miliar nantinya akan menjadi community bank.Ia juga menjelaskan, sejak API diumumkan, kalangan perbankan sudah menyampaikan secara informal arah pengembangan banknya untuk 6 tahun ke depan. Kalangan perbankan sudah menyiapkan berbagai langkah untuk menambah modal, baik dengan cara menahan laba maupun merger.Sebelumnya, kalangan pengamat mengkhawatirkan jika ketentuan modal di bawah Rp 100 miliar diberlakukan, maka kalangan perbankan akan saling bertabrakan untuk berebut pasar, karena akan sama-sama membidik sektor retail dan consumer.
(ani/)











































