"Transaksi kartu kredit selama 2011 sampai Februari itu mencapai Rp 27,2 triliun dengan volume transaksi mencapai 32,9 juta transaksi. Angka ini turun dibandingkan pada Januari 2011 yang sebesar Rp 13,98 triliun," ujar Deputi Gubernur BI, S Budi Rochadi kepada detikFinance di Jakarta, Senin (18/4/2011).
Dikatakan Budi Rochadi jumlah kartu kredit yang beredar tercatat sebanyak 13,8 juta lebih. Selain itu, lanjut Budi nilai transaksi harian kartu kredit tercatat sebesar Rp 462,2 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Budi menjelaskan, jumlah penerbit kartu kredit saat ini sebanyak 20 penerbit. Terdiri dari 19 bank umum dan 1 lembaga selain bank.
Berdasarkan data, krisis dunia pada akhir 2008 mengakibatkan penurunan pertumbuhan pemegang kartu kredit, dari pertumbuhan sebesar 26,24% di 2008 yaitu 9.148.104 kartu menjadi 11.548.318. Di 2009 tumbuh 6,16% menjadi 12.259.295 kartu. Sementara itu, di 2010 kepemilikan kartu kredit tumbuh sebesar 10,73% menjadi 13.574.673 kartu.
Pertambahan pertumbuhan jumlah pemegang kartu kredit pada tahun 2010 dibandingkan tahun 2009, tidak sejalan dengan jumlah transaksi dan nilai transaksi. Pertumbuhan jumlah kartu pada tahun 2010 masih lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Volume dan nilai transaksi tumbuh dengan tren yang menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Volume transaksi tumbuh 28,96% di 2008, dari 129.292.524 di 2007 menjadi 166.736.635 di 2008. Lalu di 2009 sebesar 9,53% menjadi 182.624.722 dan di 2010 sebesar 8,99% menjadi 199.036.427.
Sementara nilai transaksi tumbuh sebesar 47,75% di 2008 dari Rp 72,6 triliun di 2007 menjadi Rp 107,3 triliun di 2008. Lalu di 2009 sebesar 27,43% menjadi Rp 136,7 triliun dan di 2010 sebesar 19,4% menjadi Rp 163,2 triliun.
(dru/dnl)











































