Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Sofyan Basir dalam acara penandatangan kerjasama di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (20/4/2011).
"Dari sekitar 2,2 juta penerima dana pensiun, BRI dipercaya unuk mengelola pembayaran lebih dari 759.500, sedangkan sisanya dialurkan melalui lebih dari 40 mitra Taspen lainnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada hari ini genap 13 tahun PT Taspen mempercayakan pengelolan pembayaran Tabungan Hari Tua melalui rekening kepada BRI, waktu yang sangat panjag untuk sebuah kepercayaan. Oleh karenanya, BRI selalu berupaya semaksimal mungkin dalam mengemban kepercayaan tersebut," ujarnya.
Penandatangan kerjasama kedua perusahaan ini dilakukan oleh Sofyan dan Direktur Utama PT Taspen Agus Haryanto disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri BUMN, dan Wakil Menteri Keuangan. Selain itu, juga ditandatangani perjanjia kerjasama dengan Bank BTPN dan Bukopin
Pada acara ini, diluncurkan Reformasi Pelayanan Taspen. Dalam konteks ini dilakukan berbagai terobosan diantaranya peneyederhanaan sistem pelayanan dan pemanfaatan teknologi. Melalui terobosan tersebut diharapkan peserta Taspen dapat mengakses layanan dengan mudah di kantor-konator Taspen di seluruh Indonesia.
"Di antaranya adalah sistem Host to Host yang memungkinkan BRI dan PT Taspen dapat saling bertukar data secara on-line, sehingga mampu memperbaiki kualitas pelayanan BRI kepada para pensiunan," ujarnya.
Selama selang waktu 13 tahun sebagai mitra kerja PT Taspen, BRI dipandang layak dan mampu dalam mendukung visi misi PT Taspen karena BRI sebagai salah satu bank BUMN saat ini telah memiliki lebih dari 7.300 kantor dan memiliki ATM lebih dari 6.765 ATM yag tersebar di seluruh Indonesia dan telah terhubung secara Real Time OnLine, artinya pengiriman dana dari satu unit kerja BRI ke rekening pada unit kerja BRI lainnya dapat terbuku pada saat yang bersamaan.
(nia/qom)











































