Seperti dikutip dari AFP, Sabtu (23/4/2011), Bank Negara Malaysia menyatakan hingga akhir Maret 2011 jumlah cadangan devisa mereka mencapai 369,9 miliar ringgit atau US$ 122,2 miliar.
Jumlah cadangan devisa ini setara dengan 10 bulan impor dan 4,7 kali pembayaran utang luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono mengatakan cadangan devisa RI kembali menggelembung hingga mencapai US$ 109,5 miliar. Berarti selama 2 pekan terakhir cadangan devisa meningkat sebesar US$ 3,8 miliar.
BI mencatat posisi cadangan devisa Indonesia per akhir Maret 2011 lalu sebesar US$ 105,7 miliar. Cadangan devisa Indonesia memang terus meningkat dan pada awal 2011 akhirnya menembus US$ 100 miliar.
Arus masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio di 2011 bakal terus berlanjut, walaupun tidak sebesar di 2010. Hal ini bisa menyebabkan cadangan devisa Indonesia di akhir 2011 menembus US$ 116,8-119,4 miliar.
(dnl/dnl)











































