Bank Masih Hobi 'Ternak' Uang di Surat Utang

Bank Masih Hobi 'Ternak' Uang di Surat Utang

- detikFinance
Rabu, 27 Apr 2011 12:32 WIB
Bank Masih Hobi Ternak Uang di Surat Utang
Jakarta - Bank Indonesia (BI) terus menyindir bisnis bank di Indonesia yang lebih suka menyimpan uangnya pada instrumen surat utang (obligasi) ketimbang menyalurkan kredit.

Gubernur BI Darmin Nasuiton mengungkapkan bank mengumpulkan dana masyarakat lewat iming-iming hadiah. Mulai dari mobil mewah hingga uang ratusan juta rupiah.

"Bank itu gencar banget berikan iming-iming hadiah sebut saja BMW, Mercedes, motor hingga ratusan. Nah itu tujuannya untuk mengumpulkan dana dari masyarakat," kata Darmin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah setelah mengumpulkan dana masyarakat, eh malah dibeli surat utang," imbuh Mantan Dirjen Pajak ini.

Darmin menyampaikan hal tersebut dalam kuliah umumnya mengenai Perekonomian Indonesia di Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/4/2011).

Dijelaskan Darmin, seharusnya fungsi bank setelah mengumpulkan dana itu memberikan kredit sebagaimana fungsi intermediasinya. "Bukan malah membeli surat utang saja," tegas Darmin.

Menurutnya, kredit harusnya disalurkan terlebih dan terutama ke dunia usaha. Hal tersebut, sambung Darmin dilakukan agar ekonomi bisa bergerak.

"APBN tidak bisa menopang seluruh perekonomian jika tidak dibantu industri perbankan. Maka bank sentral fungsinya di sini bagaimana meningkatkan intermediasi bank," jelasnya.

Lebih jauh Darmin mengatakan bank sentral telah mengeluarkan kebijakan rasio LDR (loan to deposit ratio) yang dikaitkan dengan GWM (giro wajib minimum) yang salah satu fungsinya adalah meningkatkan kredit.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads