Bapepam Tagih Janji Bakrie Life Bayar Dana Nasabah

Bapepam Tagih Janji Bakrie Life Bayar Dana Nasabah

- detikFinance
Kamis, 28 Apr 2011 13:24 WIB
Bapepam Tagih Janji Bakrie Life Bayar Dana Nasabah
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan memanggil kembali pihak PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) terkait tunggakan dana nasabah. Bapepam-LK masih menantikan itikad baik Bakrie Life membayar kembali tunggakan kepada nasabah Diamond Investa hingga akhir bulan April 2011.

Demikian disampaikan Ketua Bapepam-LK Nurhaida di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (28/4/2011).

"Kita sedang menunggu juga penyelesaian seperti apa. Kita lihat akhir bulan ini kita belum ngomong dengan Bakrie Life. Kita lihat akhir bulan ini," kata Nurhaida.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, Bapepam-LK dalam posisi menunggu penyelesaian yang dilakukan manajemen Bakrie Life. Bapepam-LK akan kembali memanggil manajemen Bakrie Life terkait masalah tunggakan pembayaran tersebut.

"Nanti kita akan panggil lagi dan kita tanyakan ke mereka planning bagaimana. Tapi saya harap mereka bisa selesaikan, karena itu sesuatu yang direncanakan oleh Bakrie Life dan kita tahu mereka juga kesulitan keuangan. Kami melihat ada komitmen dan itikad baik dari pemegang saham untuk selesaikan," tambahnya.

Sebelumnya, manajemen Bakrie Life masih mencari utangan melalui induk usahanya yaitu Bakrie Capital Indonesia (BCI). Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto mengatakan, sampai saat ini perusahaan asuransi yang dipimpinnya belum juga mendapatkan kepastian mengenai suntikan dana.

"Belum tahu, infonya dari grup dana dari luar (negeri) belum cair. Grup sedang mencarikan sumber dana alternatif dari dalam (negeri)," kata Timoer.

Seperti diketahui, Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar. Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.

Sebanyak 25% pada tahun 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga pada tahun 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.

Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%).

Cicilan dana pokok baru dibayarkan dua kali yakni Maret 2010 dan Juni 2010. Cicilan pokok pada September 2010 belum dibayarkan berikut bunga dari Juli 2010 sampai November 2010.

Sehingga Bakrie Life masih mempunyai sisa utang kurang lebih senilai Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Diamond Investa yang menginvestasikan dananya diatas Rp 200 juta.
(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads