Demikian disampaikan Manajemen BRI dalam rilis yang diterima detikFinance, Jumat (29/4/2011).
Aset perseroan tumbuh signifikan menjadi Rp 366,734 triliun di triwulan I-2011. Di mana, modal juga terjadi peningkatan 33% dari Rp 30,24 triliun di triwulan I-2010 menjadi Rp 40,23 triliun di triwulan I-2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BRI tetap fokus dalam penyaluran kredit UMKM. Total outstanding Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada triwulan I-2011 menjadi Rp 11,11 triliun, dengan jumlah debitur 1,67 juta nasabah.
Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan juga naik 20,32% dari Rp 241,49 triliun menjadi Rp 290,575 triliun. Ini terdiri dari giro Rp 44,26 triliun, tabungan Rp 117,79 triliun, dan deposito Rp 128,51 triliun.
Posisi rasio pendanaan terhadap kredit (LDR/Loan To Deposit Ratio) mencapai 85,75%. Dengan rasio-rasio lain seperti ROA mencapai 4,4% dan ROE menjadi 37,73%.
"Posisi CAR bank BRI meningkat menjadi 15,6%," terang manajemen perseroan
(wep/dnl)











































