Presiden Direktur BII Ridha Wirakusumah mengatakan, perseroan mengalami kenaikan biaya overhead sebesar 29% di triwulan I-2011 menjadi Rp 1,05 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 820 miliar.
"Pendapatan bunga bersih BII naik sebesar 21% menjadi Rp 975 miliar pada Maret 2011, dari periode yang sama tahun lalu Rp 809 miliar. Meski terjadi kompetisi ketat pada industri perbankan, BII dapat menjaga marjin bunga bersih sebesar 5,67% dibandingkan triwulan I-2010 sebesar 6,26%," tutur Ridha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kredit BII sampai triwulan I-2011 mencapai Rp 56,7 triliun, naik 41% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 40,3 triliun.
Kredit bermasalah (NPL) juga menurun, untuk NPL gross menjadi 2,57% dari 2,79% di triwulan I-2010. Demikian juga untuk NPL net yang turun dari 1,92% menjadi 1,4%.
Dana Pihak Ketiga (DPK) BII di triwulan I-2011 naik 29% menjadi Rp 60,2 triliun dari Rp 46,6 triliun pada triwulan I-2010 lalu.
(dnl/dnl)











































