Debt Collector Bakal Wajib Bersertifikat

Debt Collector Bakal Wajib Bersertifikat

- detikFinance
Selasa, 03 Mei 2011 07:04 WIB
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Jasa Penagih Indonesia (APJAPI) akan mewajibkan para debt collector yang bertugas dilapangan mempunyai sertifikat layaknya agen asuransi. Dalam memperoleh sertifikasi tersebut debt collector akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu sebelum melakukan tugasnya.

Demikian disampaikan oleh Ketua APJAPI Manihar Silaban Dalam sebuah seminar nasional bertemakan 'Masih Perlukah Penggunaan Debt Collector?' di Hotel Nikko, Sudirman, Jakarta, Senin (2/5/2011).

"Sebelumnya kan hanya agency-nya saja yang di sertifikasi nah nantinya itu field collector atau orangnya akan di sertifikasi," ujar Manihar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditempat yang sama Ketua II APJAPI Nuradi Wicaksono mengatakan, nantinya dalam mendapatkan sertifikasi debt collector akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu.

"Field collector akan diuji kelayakannya. Nanti akan diberikan pelatihan, cara berpenampilan dan performance serta strategi penagihan," jelasnya.

APJAPI mencatat saat ini ada 100.000 agency yang bernaung dibawah Asosiasi. "Di Jakarta sendiri ada 20.000 debt collectornya," jelasnya.

Manihar juga menambahkan kedepannya Asosiasi mempertimbangkan untuk memakai jasa debt collector perempuan.

"Tagihan debt collector perempuan, itu wacana yang baik bagi kami," tandasnya.

Seperti diketahui, penggunaan debt collector kini sedang menjadi sorotan menyusul tewasnya nasabah Citibank, Irzen Octa ketika sedang dalam proses mempertanyakan utangnya. Irzen diketahui tewas setelah meminta keterangan dari pihak debt collector untuk mempertanyakan tunggakan kartu kreditnya yang membengkak dari Rp 48 juta menjadi Rp 100 juta.

Bank Indonesia dan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) kini sedang membahas aturan baru terkait mekanisme penagihan utang oleh debt collector. Masukan AKKI sudah disampaikan, dan BI kini masih membahasnya untuk dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI).

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads