Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menurunkan target setoran dividen empat bank pelat merah menjadi hanya Rp 3,9 triliun tahun ini. Nilainya tersebut lebih kecil 51,85% dari setoran dividen tahun lalu sebanyak Rp 8,1 triliun dari laba bersih di 2009.
"Perbankan (BUMN) labanya Rp 26,5 triliun, dividennya Rp 3,9 triliun," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (4/5/2011) malam.
Tahun lalu, pemerintah sudah menarik dividen dari perbankan BUMN sebesar Rp 8,1 triliun dari laba bersih di 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyetor 35% laba bersihnya untuk dividen, atau sekitar Rp 2,5 triliun dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) setor dividen Rp 220,95 miliar.
Meski nominalnya paling kecil, porsi setoran dividen BTN tersebut merupakan 45% dari laba bersih perseroan di 2009 sebesar Rp 491 miliar, atau porsi terbesar di antara seluruh bank BUMN.
Mustafa menambahkan, target setoran dividen seluruh BUMN tahun ini dipatok 29,9 triliun. Porsi terbesar akan disumbang oleh PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) sebanyak Rp 11,3 triliun. Sementara sisanya Rp 14,7 triliun akan disedot dari laba BUMN lainnya.
"Total dividen yang didapat adalah Rp 29 koma sekian (triliun)," kata Mustafa. (ang/dnl)











































