Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution dalam pembukaan acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2011).
"Secara keseluruhan neraca pembayaran kita tetap sehat karena transaksi modal atau finansial selalu besar 2 tahun ini. Kalau diperhatikan, transaksi berjalan keseluruhan surplus selalu besar, itu menghasilkan cadangan devisa yang makin besar. Minggu lalu kalau tak salah, pada 6 Mei cadangan devisa kita US$ 115,8 miliar," tutur Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Darmin mengatakan, saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah semakin seimbang. Jika pada 2008/2009 masih ditopang oleh konsumsi masyarakat, pada 2010/2011 ini turut ditopang oleh investasi dan ekspor.
Meskipun begitu, Darmin juga mengakui, pertumbuhan impor dalam negeri cukup besar dan melampaui pertumbuhan ekspor. Pertumbuhan impor ini sangat didominasi oleh impor barang modal.
"Pertumbuhan impor ini bukannya tidak baik, tapi konsekuensinya neraca pembayaran kita terutama sisi transaksi berjalan, surplusnya makin habis," tukas Darmin.
(dnl/qom)











































