Perbankan Mengaku Sudah Mulai Sopan Tagih Tunggakan Kartu Kredit

Perbankan Mengaku Sudah Mulai Sopan Tagih Tunggakan Kartu Kredit

- detikFinance
Rabu, 11 Mei 2011 16:41 WIB
Jakarta - Industri kartu kredit mengklaim telah mengurangi cara tidak sopan dalam melakukan penagihan melalui sambungan telepon dan SMS setelah ditegur Bank Indonesia (BI). Cara tidak sopan tersebut seperti menelepon pada jam istirahat atau larut malam dan mengirimkan sms berkali-kali.

Demikian disampaikan oleh Dewan AKKI, Dodit Probojakti ketika ditemui disela acara IBEX 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2011).

"Jadi BI telah menegur industri penerbit kartu kredit yakni bagaimana cara menagih melalui telepon dan sms," kata Dodit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BI meminta agar industri tidak menagih di waktu-waktu yang dinilai tidak pantas. Misalnya diatas jam 10 malam kemudian mengirimkan SMS berkali-kali," imbuh General Manager Kartu Kredit BNI ini.

Dijelaskan Dodit, setelah surat teguran tersebut disampaikan BI maka industri telah mengurangi cara-cara penagihan yang tidak sopan tersebut.

"Jadi sudah mulai berkurang cara seperti itu, telepon sudah pada jam yang benar dan SMS-SMS juga tidak berkali-kali lagi dalam sehari," ungkap Dodit.

Lebih jauh Dodit mengatakan pihaknya terus berusaha 'bebenah' dalam skema penagihan kepada nasabah. Menurut Dodit, AKKI juga telah memberikan masukan kepada BI terkait skema penagihan yang baik.

Seperti diketahui, tatacara penagihan kartu kredit sempat memunculkan polemik menyusul tewasnya nasabah Citibank, Irzen Octa. Nasabah tersebut tewas setelah meminta klarifikasi utangnya ke debt collector Citibank karena membengkaknya tagihan dari Rp 48 juta menjadi Rp 100 juta.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads