"Yang paling besar tambang batubara. Kisarannya antara US$ 100 juta hingga US$ 200 juta," ujar Wakil Direktur Utama CIMB Niaga, Catherine Hadiman, ketika ditemui disela acara IBEX 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (12/5/2011).
Menurut Catherine, kredit sindikasi ke beberapa perusahaan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. "Kita tunggu saja dalam waktu dekat. Sindikasinya dengan bank lokal dan bank asing juga," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi kehilangan nasabah di kredit konsumer masih mungkin, tapi kalau kredit korporasi sebenarnya tidak semata-mata karena tingkat bunga," katanya.
Menurutnya tingkat suku bunga kredit yang berbeda tersebut tergantung dari cost structure bank, dan komposisi Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dimiliki oleh bank, selain itu time deposit juga mempengaruhi tinggi atau rendahnya tingkat suku bunga kredit. "Jadi detail structure masing-masing bank kan berbeda," ujarnya.
Selain itu, menurutnya overhead cost alias biaya dana yang berbeda juga menyebabkan adanya perbedaan tingkat suku bunga kredit dari masing-masing bank.
Dia juga menambahkan mengenai cara pandang bank terhadap rest premium dari tiap segmen tersebut, juga turut mempengaruhi tingkat suku bunga kredit tersebut.
"Mungkin ada bank yang melihat kredit korporasi itu resikonya lebih kecil dibanding konsumer, tapi ada juga yang melihat kredit konsumer lebih menarik dibanding kredit korporasi," tambahnya.
Mengenai kemungkinan adanya penurunan tingkat suku bunga kredit di CIMB Niaga, Catherine menambahkan bahwa CIMB tidak fokus pada penurunan tapi bagaimana menjaga lending rate tersebut di level yang sama.
"Cost kita sudah naik, sekarang tinggal giman kita maintenance customernya, kita juga kan tidak boleh over confidence dengan memberikan charge mahal customer kita tidak akan pergi," tuturnya.
Lebih jauh Catherine berharap dengan kompetisi yang transparan CIMB akan menjaga agar tidak terjadi kenaikan suku bunga yang signifikan.
Seperti diketahui sejak diwajibkannya pengumuman Suku Bunga Dasar Kredit alias SBDK oleh BI memang terlihat perbedaan cukup jauh antara bank asing dan bank lokal.
(dru/dnl)











































