'Obral' Bunga Deposito 8,8% Hingga Kartu Kredit di IBEX 2011

'Obral' Bunga Deposito 8,8% Hingga Kartu Kredit di IBEX 2011

- detikFinance
Jumat, 13 Mei 2011 11:23 WIB
Obral Bunga Deposito 8,8% Hingga Kartu Kredit di IBEX 2011
Jakarta - Indonesia Banking Expo 2011, even tahunan yang diadakan Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) menjadi tempat bank 'mengobral' dagangannya. Bayangkan saja, dari bunga deposito yang ditawarkan diatas penjaminan sebesar 8,8% hingga obral kartu kredit ditawarkan di even ini.

"Silahkan pak kami menawarkan bunga deposito sebesar 8,8% per tahun dengan dana minimal Rp 100 juta," ujar salah satu pegawai di booth PT Bank Saudara Tbk dalam IBEX 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (13/5/2011).

Pegawai tersebut juga menawarkan bunga deposito hingga 7,7% dengan dana minimal Rp 50 juta. Padahal dapat diketahui bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya menjamin dana nasabah dengan bunga hingga 7,25% untuk rupiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Bank Permata Tbk (Permata) yang menawarkan bunga tabungan dan giro hingga 4% per bulannya. Kemudian, PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) yang menawarkan tabungan dengan undian berhadiah satu unit mobil.

Tak ketinggalan, kartu kredit yang belakangan bermasalah akibat meninggalnya nasabah, Citibank ternyata masih juga ramai ditawarkan. Bahkan beberapa bank menarik nasabah dengan iming-iming annual fee yang bebas hingga seumur hidup.

Adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) yang menawarkan bebas iuran tahunan seumur hidup kepada nasabah baru. Kemudian sama halnya dengan CIMB Niaga, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) juga menawarkan bebas iuran tahunan.

IBEX 2011 diadakan sejak 11 Mei 2011 hingga 13 Mei 2011. Tidak hanya produk bank, dalam even ini juga dijajakan barang dagangan dari para mitra usaha yang dibina masing-masing bank.

Perbanas mengedepankan tema Sumbangsing Perbankan Untuk Ekonomi Bangsa dalam even tahunan Indonesia Banking Expo (IBEX) 2011. Tema tersebut diangkat dikarenakan citra perbankan belakangan sedikit rusak akibat maraknya pembobolan.

"Kita memberikan seperti sebuah laporan kepada masyarakat tentang apa yang dilakukan perbankan 10 tahun belakangan ini. Industri perbankan belakangan ini terganggu karena pemberitaan miring sehingga melupakan apa yang telah diraih selama 10 tahun belakangan," ujar Ketua Perbanas Sigit Pramono dalam pembukaan IBEX 2011 pada Rabu, 4 Mei 2011 lalu.

(dru/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads