HSBC rencananya akan merekrut kurang lebih 200 staf di China setiap tahun hingga 2016 dan 1.000 orang di Singapura selama periode tersebut.
"Asia adalah bagian yang sangat penting untuk keseluruhan strategi pertumbuhan kita. HSBC terus untuk berinvestasi dan menarik talenta-talenta terbaik di Asia untuk menangkap segmen kemakmuran di Asia," jelas juru bicara SBC di Hong Kong seperti dikutip dari AFP, Selasa (17/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perekrutan karyawan besar-besaran itu muncul setelah pada pekan lalu HSBC mengumumnkan rencananya untuk menghemat biaya hingga US$ 2,5-3,5 miliar dalam 2 tahun ke depan. Chief Executive HSBC yang baru, Stuart Gulliver mengatakan, penghematan itu akan dikembalikan ke pasar yang tumbuh cepat di seluruh dunia, terutama Asia.
HSBC juga berniat untuk menjual cabang jaringannya dan bisnis kartu kreditnya di AS. Penghematan lain adalah termasuk dari sisi operasional Teknologi Informasi,
Raksasa perbankan yang sukses melewati krisis tersebut didirikan di Hong Kong dan Shanghai pada tahun 1865, dan kini sahamnya tercatat di London dan Hong Kong.
(qom/qom)










































