BUMN Tempatkan Dana PKBL di Bank Mandiri
Jumat, 18 Jun 2004 15:43 WIB
Jakarta - Seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menempatkan dana Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) ke Bank Mandiri. Selanjutnya, dana itu akan digunakan sebagai jaminan penyaluran kredit usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM) oleh Bank Mandiri.Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Mandiri ECW Neloe, usai penandatanganan kerjasama pengelolaan dana PKBL antara BUMN dan Bank Mandiri di kantor Menneg BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2004). "BUMN dalam rangka mengoptimalkan dana PKBL yang dibuat setiap tahun ditempatkan di bank. Bank selanjutnya dapat melakukan leverage-nya," ujar Neloe.Ia menjelaskan, dana PKBL itu bisa dijadikan sebagai jaminan (leverage) untuk selanjutnya Bank Mandiri akan memberi kredit kepada UMKM hingga 10 kali lipat dari nilai PKBL yang ditempatkan.Dicontohkan, dana PKBL yang terkumpul sekitar Rp 200 miliar, maka selanjutnya Bank Mandiri bisa mengucurkan kredit bagi sektor UMKM hingga Rp 2 triliun. "Jadi misalnya yang Rp 200 miliar itu bisa sebagai jaminan kredit yang kita berikan ke UMKM," jelasnya.Mengenai pemilihan sektor UMKM untuk menerima dana PKBL, menurut Neloe, karena selama ini kredit macet di sektor ini jumlahnya sangat kecil yakni hanya mencapai 3-5 persen, sehingga nilai jaminan yang diminta hanya 10 persen.Untuk tahap awal, Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi mengatakan, Bank Mandiri akan menjadi bank pertama yang akan mengelola PKBL. Namun selanjutnya akan diusahakan seluruh bank BUMN bisa menangani PKBL. "Jadi dana BUMN dari pada mereka jalankan sendiri maka lebih baik dipindahkan ke Bank Mandiri," kata Neloe.Untuk bunga kredit, menurut dia, besarnya masih dalam perhitungan dan belum ditetapkan. Namun yang jelas, dana PKBL yang ditempatkan itu akan diberi bunga oleh Bank Mandiri.
(ani/)











































