"Bank Mega ini tetap baik, dan jangan lupa kondisi permodalan Bank Mega tetap kuat dengan likuiditas sangat likuid," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5/2011).
Dikatakan Halim, Bank Mega bukanlah bank yang lemah. Namun, sambungnya, kelemahan terjadi di dalam konteks koordinasi kantor cabang dengan kantor pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, seorang nasabah Bank Mega kepada detikFinance mengungkapkan ketakutannya ketika bank tersebut dikenakan sanksi. Menurutnya, Bank Mega tidak kredibel dalam mengurus dana nasabah.
"Saya takut saja, nanti dana di deposito saya hilang. Makanya saya tarik," ujar seorang nasabah bernama Rini.
(dru/dnl)











































