BI Meramal Mei Masih Terjadi Deflasi

BI Meramal Mei Masih Terjadi Deflasi

Herdaru Purnomo - detikFinance
Jumat, 27 Mei 2011 16:36 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan deflasi masih akan terjadi hingga 0,1% di Mei 2011. Pasalnya, menurunnya tekanan inflasi pada kelompok volatile foods akan melanjutkan deflasi di bulan April 2011 kemarin.

"Kelihatannya inflasi Mei itu mungkin nggak ada. Malah mungkin deflasi kecil sekali, mungkin kurang dari 0,1%," ujar Gubernur BI Darmin Nasution di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (27/5/2011).

BI memperkirakan inflasi tahunan di akhir Mei 2011 berada di bawah 6%. “Karena inflasinya rendah dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, maka secara year on year sekitar 5,8% hingga 5,9%,” tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Darmin, selain penurunan dari tekanan inflasi pada kelompok volatile foods, deflasi di bulan Mei 2011 juga disebabkan menurunnya tekanan inflasi inti (core inlation).

"Jadi tekanan inflasi tahun ini masih terjadi. Tetapi kalau di luar administered price kelihatannya tekanan inflasi tidak terlalu berat,” tutur Darmin.

Sebelumnya Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono mengatakan inflasi pada tahun ini bisa berada pada level 5,5%, jika pemerintah menunda pembatasan subsidi bahan bakar minyak.

"Kalau harga BBM tidak jadi naik, maka inflasi masih bisa mengikuti target batas yang ditetapkan yakni 6% bahkan masih bisa 5,5%," ujarnya beberapa waktu lalu.

(dru/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads