Follow detikFinance
Selasa, 31 Mei 2011 12:14 WIB

Penduduk Singapura Paling Rajin Menabung

- detikFinance
Jakarta - Penduduk Indonesia termasuk rajin menabung, namun persentasenya masih kalah dibandingkan Singapura. Hasil survei terbaru Global Online Consumer Confidence Indonesia yang dilakukan Nielsen mencatat tingkat kerajinan masyarakat Indonesia menabung berada di posisi ketiga se-Asia Pasifik.

"Singapura tercatat yang paling rajin menabung dengan 74% konsumen disana memilih menghabiskan uangnya untuk menabung, disusul Thailand sebanyak 72% dan Indonesia 70%. Namun secara global memang menabung tetap menjadi prioritas utama bagi sebagian besar konsumen di dunia," ujar Managing Director Nielsen, Catherine Eddy dalam konferensi persnya di Mayapada Tower, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (31/5/2011).

Catherine mengungkapkan, jika dilihat lebih jauh maka tujuh dari sepuluh konsumen di Indonesia akan menaruh uang lebih mereka kedalam tabungan. Selain itu, survei Nielsen mengungkapkan setelah menabung konsumen Indonesia akan menghabiskan uangnya untuk liburan.

"Sebanyak 36% untuk liburan, 31% untuk investasi saham, 29% untuk produk teknologi baru dan 28% untuk hiburan di luar rumah," paparnya.

"Meskipun ada sedikit penurunan pada jumlah konsumen yang menaruh uang lebih mereka ke tabungan, tingginya tingkat penabung di Asia merupakan indikasi bahwa konsumen di Indonesia dan wilayah ini masih umumnya berhati-hati untuk belanja," imbuh Catherine.

Lebih jauh Catherine mengatakan jumlah konsumen di Indonesia yang tidak memiliki uang cadangan alias spare cash di Indonesia pada kuartal I-2011 relatif rendah dengan hanya 2% konsumen menyatakan bahwa mereka tidak memiliki uang.

Nielsen melakukan survei secara online terhadap lebih dari 28.000 konsumen online dengan lebih dari 9.500 di Asia Pasifik dan 500 di Indonesia.

Survei Nielsen juga menyebutkan, meskipun konsumen Indonesia masih "percaya diri" namun hampir 60% konsumen di Indonesia merasa bahwa Indonesia tengah mengalami resesi. Angka ini naik 3 poin dari kuartal IV-2010.

Dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara, pendapat konsumen Indonesia ini sejalan dengan konsumen di Thailand (67%), Filipina (65%) dan Vietnam (61%) yang melihat kinerja ekonomi negara mereka masih resesi.

Ketika ditanya apakah negara akan keluar dari resesi dalam 12 bulan kedepan, para netizen di Indonesia lebih pesimis tentang kemampuan ekonomi untuk bangkit kembali hanya 26%. Konsumen percaya bahwa Indonesia akan keluar dari krisis pada akhir tahun 2011.



(dru/qom)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed