Hal ini disampaikan oleh Country Corporate Affairs Head Citibank Indonesia Ditta Amahorseya kepada detikFinance, Kamis (9/6/2011).
"Penggantian ini tidak ada hubungannya dengan kasus-kasus yang terjadi," kata Ditta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini kami belum menerima hasil dari fit and proper test dari BI," jelas Ditta.
Namun Ditta tak mau memberitahukan alasan pergantian bos Citibank Indonesia ini.
Sebelumnya, CEO Citibank Asia Pacific Shirish Apte dalam memo internalnya menyampaikan pergantian Chief Country Officer (CCO) untuk Indonesia yakni Shariq Mukhtar. Kini yang menjabat sebagai bos Citibank Indonesia adalah Tigor M. Siahaan.
Shirish mengatakan, Tigor M. Siahaan efektif sebagai bos baru Citibank Indonesia mulai 30 Juni 2011 menunggu persetujuan dari regulator yaitu Bank Indonesia.
Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, Citibank sedang dilanda berbagai kasus yang cukup serius seperti tewasnya nasabah Irzen Octa yang diduga akibat kekerasan debt collector dan pembobolan dana nasabah oleh mantan relationship manager Malinda Dee.
Akibat kasus tersebut, Bank Indonesia memberikan sejumlah sanksi, termasuk diantaranya adalah melakukan uji ulang kepada para petinggi Citibank, termasuk Shariq.
(dnl/qom)











































