Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Gatot M Suwondo dalam jumpa pers di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (13/6/2011).
"Saingan utama adalah perusahaan telekomunikasi. Mereka bisa masuk arena kita, kita nggak masuk arena mereka," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ada 156 juta yang punya HP (handphone). Kalau mereka bisa buka akun (untuk bertransaksi), fungsi intermediasi bank bisa hilang," ujarnya.
Gatot menyarankan, seharusnya ada sebuah peraturan yang jelas untuk menyelesaikan masalah ini dan menyelamatkan bank dari kepunahan.
"Jangan sampai telekomunikasi diberi kebebasan untuk buka current account. Perlu ada aturan mainnya," imbuhnya.
Gatot menambahkan, transaksi di kecil di bawah Rp 50.000 di Indonesia sudah mencapai hampir Rp 70 triliun. "Hampir 70 triliun transaksi kecil di bawah Rp 50 ribu, untuk beli rokok, untuk minuman," pungkasnya.
(ade/dnl)











































