Bank Resah Lahan Bisnisnya Digarap Operator Seluler

Bank Resah Lahan Bisnisnya Digarap Operator Seluler

- detikFinance
Senin, 13 Jun 2011 13:18 WIB
Bank Resah Lahan Bisnisnya Digarap Operator Seluler
Jakarta - Perbankan resah dengan semakin meluasnya cangkupan dari perkembangan usaha telekomunikasi. Karena bisnis operator seluler telah merambah dunia perbankan.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Gatot M Suwondo dalam jumpa pers di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (13/6/2011).

"Saingan utama adalah perusahaan telekomunikasi. Mereka bisa masuk arena kita, kita nggak masuk arena mereka," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gatot, sebanyak 156 juta penduduk Indonesia sudah memiliki telepon seluler dan itu berarti membuka pasar telekomunikasi untuk melakukan transaksi perbankan tanpa menggunakan jasa bank.

"Sekarang ada 156 juta yang punya HP (handphone). Kalau mereka bisa buka akun (untuk bertransaksi), fungsi intermediasi bank bisa hilang," ujarnya.

Gatot menyarankan, seharusnya ada sebuah peraturan yang jelas untuk menyelesaikan masalah ini dan menyelamatkan bank dari kepunahan.

"Jangan sampai telekomunikasi diberi kebebasan untuk buka current account. Perlu ada aturan mainnya," imbuhnya.

Gatot menambahkan, transaksi di kecil di bawah Rp 50.000 di Indonesia sudah mencapai hampir Rp 70 triliun. "Hampir 70 triliun transaksi kecil di bawah Rp 50 ribu, untuk beli rokok, untuk minuman," pungkasnya.
(ade/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads