"Kredit masih konsisten, namun masih ada ruang untuk bertumbuh tinggi. Tapi tidak banyak. Jika dilihat RBB kan 24%," ujar Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution ketika ditemui usai Rapat dengan DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/6/2011).
Dijelaskan Darmin, pertumbuhan kredit di 23% ini sudah cukup sesuai dengan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 6,5%.
"Karena pada tahun lalu waktu pertumbuhan ekonomi kan 6,2% dengan kredit 23%. Nah sekarang kalau pertumbuhan ekonomi di 6,5% ya 23% pertumbuhan kredit tidak terlalu tinggi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI tetap mencermati kondisi industri perbankan dan mendorong peningkatan efisiensi agar fungsi intermediasi dapat terus dioptimalkan.
(dru/qom)
