Demikian disampaikan oleh Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho dalam siaran pers, Selasa (14/5/2011).
"Hal tersebut didasari pertimbangan antara lain kondisi perekonomian dalam negeri yang relatif kuat dengan meningkatnya cadangan devisa, menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta dipertahankannya BI Rate pada tingkat 6,75%," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat pertimbangan tadi, maka tingkat suku bunga penjaminan simpanan rupiah sekarang di bank umum tetap 7,25%, suku bunga penjaminan simpanan valas di bank umum tetap 2,75%, dan suku bunga penjaminan simpanan di BPR juga bertahan di 10,25%.
(dru/dnl)











































