Demikian terungkap dari data statistik perbankan yang dikutip detikFinance dari Bank Indonesia (BI), Kamis (16/6/2011).
Berdasarkan data BI tersebut, jumlah kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) dari perbankan mencapai Rp 52,497 triliun, naik Rp 5,43 triliun dari posisi April 2010 yang sebesar Rp 47,066 triliun. Rasio NPL perbankan di April 2011 mencapai 2,85%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari total kredit di April 2011 tersebut, sebanyak Rp 1.701,778 masuk kategori lancar. Sementara Rp 10,082 triliun masuk kategori kurang lancar, lalu Rp 8,684 triliun masuk kategori diragukan, dan Rp 33,732 masuk kategori macet.
(dru/qom)











































