Rencana Citibank NA mengganti Chief Country Officer Citibank Indonesia yaitu Shariq Mukhtar menjadi Tigor M. Siahaan menemui ganjalan. Pasalnya, Tigor belum mendapat restu dari Bank Indonesia (BI).
Direktorat Pengawasan Bank II Bank Indonesia (BI) Endang Sedyadi mengatakan, Tigor belum melakukan fit and proper test oleh BI sehingga belum bisa diloloskan menjadi Chief Country Officer Citibank Indonesia.
"Belum (fit and proper), karena masih menunggu kelengkapan dokumen dari Citibank," jelas Endang kepada detikFinance, Kamis (30/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tigor M. Siahaan secara efektif akan memimpin Citibank Indonesia mulai 30 Juni menunggu persetujuan dari regulator yaitu Bank Indonesia.
Shirish mengatakan, Indonesia merupakan pasar penting bagi Citibank, karena telah selama 43 tahun Citibank membangun nasabahnya di Indonesia. "Fokus kami adalah untuk terus bertumbuh di Indonesia.
Tigor telah bekerja di Citibank selama 16 tahun. Berbagai jabatan di Citibank telah dia lakukan.
Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, Citibank sedang dilanda berbagai kasus yang cukup serius seperti tewasnya nasabah Irzen Octa yang diduga akibat kekerasan debt collector dan pembobolan dana nasabah oleh mantan relationship manager Malinda Dee.
Akibat kasus tersebut, Bank Indonesia memberikan sejumlah sanksi, termasuk diantaranya adalah melakukan uji ulang kepada para petinggi Citibank, termasuk Shariq. (dnl/ang)











































