"Saat ini kredit itu masih di angka 23% secara tahunan (year on year), kalau year to date memang tidak besar karena apa, pertumbuhan kredit tahun lalu itu terutama terjadi di akhir tahun kuartal IV dia," ujar Gubernur BI Darmin Nasution usai Rapat dengan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2011).
Dijelaskan Darmin, walaupun year to date masih kecil, namun target sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) di 23-24% masih akan tercapai di akhir 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Darmin mengatakan, kondisi likuiditas di perbankan cukup baik seiring dengan perekonomian yang juga terus membaik. Apalagi aliran modal masuk (inflow) masih cukup deras.
"Inflow masuk itu sudah pasti BI jaga terus rupiahnya dengan membeli valas. Valas dibeli, ya rupiah masuk pasar dan likuditas naik. Jadi likuiditas masih membaik," jelasnya.
Sebelumnya, BI mengungkapkan pertumbuhan kredit industri perbankan masih jauh dari target. Selama Januari 2011 hingga awal Juni 2011 industri perbankan baru mengucurkan kredit sebesar Rp 126 triliun atau 7,2% (year to date).
(dru/dnl)











































