BI Tak Khawatir Temasek Kuasai Perbankan Nasional
Kamis, 24 Jun 2004 11:12 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) tidak akan melakukan pembatasan terhadap investor asing, termasuk Temasek, untuk kembali membeli saham pemerintah di bank nasional seperti Bank Permata. BI juga tidak khawatir Temasek akan memonopoli pangsa pasar (market share) perbankan nasional."Tidak ada (pembatasan). Kita mau jual tentunya kepada orang yang punya uang. Kalau BNI darimana duitnya. Apa dari obligasi Pak Boediono (Menteri Keuangan Boediono-red). Demikian juga Bank Mandiri, darimana duitnya," kata Deputi Gubernur Senior BI, Anwar Nasution, saat dijumpai di Hotel Grand Hyatt, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (24/6/2004). Selain faktor modal, menurut Anwar, hal yang harus diperhatikan adalah faktor kemampuan investor untuk membuat perbankan nasional menjadi sehat. "Sasaran kita dalam hal ini bukan hanya untuk mendapatkan uang, tapi juga untuk membuat bank kita lebih bagus," jelasnya.Menurut dia, kelemahan utama perusahaan-perusahaan nasional saat ini adalah tidak adanya budaya perusahaan (corporate culture). Makanya, hal itu diharapkan bisa diperbaiki dengan masuknya investor asing seperti Temasek.Ketika disinggung apakah BI tidak khawatir Temasek bakal memonopoli pangsa pasar karena telah memiliki saham di Bank Danamon dan Bank Internasional Indonesia (BII), Anwar menegaskan, pangsa pasar yang dikuasai Temasek saat ini masih sangat kecil."Dimonopoli bagaimana? Okelah katakan Temasek punya BII, Bank Danamon dan nanti beli Bank Permata, tapi berapa sih market share yang mereka kontrol, kecil sekali," tegas guru besar Fakultas Ekonomi UI ini.Ia mencontohkan, saat ini yang menguasai pangsa pasar di Indonesia adalah Citibank. Pasalnya, perusahaan-perusahaan besar, baik lokal maupun asing, berada di bawah kontrol Citibank."Jadi yang penting bagaimana kontribusinya bagi ekonomi, meningkatkan efisiensi untuk membiayai pembangunan nasional. Peranan bank pemerintah saat ini masih sangat besar, jadi jangan lantas kita takut," tuturnya.
(ani/)











































