Kenangan Miranda Terhadap Sosok Budi Rochadi

Kenangan Miranda Terhadap Sosok Budi Rochadi

- detikFinance
Senin, 11 Jul 2011 12:02 WIB
Kenangan Miranda Terhadap Sosok Budi Rochadi
Jakarta - Berbalut pakaian hitam-hitam, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda S. Goeltom menyambangi kediaman Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) S. Budi Rochadi di kawasan Pancoran. Miranda mengemukakan kenangan mendalam soal meninggalnya Budi Rochadi.

Tiba dengan mobil sedan, wanita berambut merah ini bercerita, dirinya sudah 15 tahun lebih mengenal Budi Rochadi.

"Selama 12 tahun saya ada di BI jadi anggota Dewan Gubernur. Selama 8 tahun menjadi atasan dia. Kemudian 2 tahun trakhir menjadi sama-sama anggota dewan. Orangnya apa adanya, terbuka," tutur Miranda saat ditemui di kediaman Budi Rochadi Jalan Jayamandala 1 No. 39, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Miranda mengatakan Budi Rochadi merupakan orang yang tegas. "BI pasti kehilangan orang yang tegas mengambil keputusan," imbuh Miranda.

Lebih lanjut Miranda mengisahkan, Budi Rochadi merupakan Deputi Gubernur BI yang membidani sektor peredaran uang. Bahkan keputusan pencetakan uang-uang baru juga berada di tangan Budi Rochadi.

"Dia (Budi) menginisiasikan agar di dalam pencetakan uang itu lebih baik dilakukan management perhitungan yang lebih baik jangan terlalu banyak dicetak sehingga terlalu banyak cash," jelas Miranda.

Selain itu, Budi Rochadi juga orang yang menguasai bidang perbankan, karena sebagian bidang perbankan berada di bawah pengawasannya.

"Saya merasa Pak Budi tegas dan tentu saja mengejutkan. Tapi kita harapkan yang terbaik bagi anak-anak dan istrinya," tukas Miranda.

Budi Rochadi meninggal dunia pada Minggu, 10 Juli 2011 pukul 18.30 waktu New York atau Senin, 11 Juli 2011 pukul 06.30 WIB. Budi meninggal dunia karena jatuh di kamar mandi. Budi di AS saat bertugas mengikuti Bank Notes Conference.

Masa jabatan Budi Rochadi akan habis masa jabatannya tahun ini. Pria kelahiran Solo, 24 Maret 1951 ini menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tahun 1975. Beliau memperoleh gelar MA dalam bidang Ekonomi di Michigan State University, Amerika Serikat.

Karirnya di BI dimulai pada 1975. Beliau pernah menjabat Pemimpin Bank Indonesia Semarang, Pemimpin Bank Indonesia Medan, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo. Terakhir, beliau menjabat sebagai Direktur Senior Pengawasan Bank.

Ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.69/P Tahun 2006 dan dilantik pada 11 Januari 2007.


(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads