Demikian tertulis pada papan pengumuman yang dipampang di kediaman Alm Budi Rochadi di Jalan Jaya Mandala 1 No.1 Pancoran, Jakarta Selatan.
"Telah meninggal dunia, Bapak S. Budi Rochadi, Senin 11 Juli 2011. Di New York. Akan dimakamkan Rabu 13-07-2011 di San Diego Hill, Kerawang," demikian tulisan di papan pengumuman yang dilihat detikFinance di kediaman S. Budi Rochadi, Senin (11/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kehilangan salah satu putra terbaik BI yang sangat matang dan berdedikasi dalam pelaksanaan tugasnya. Beliau adalah orang yang sangat concern mengenai peran BI dalam mendorong sektor riil dan UMKM," kata Difi.
Budi Rochadi, sambung Difi, banyak mendorong inisiatif BI agar peran BI di sektor riil dan UMKM terus ditingkatkan.
"Beliau selalu berpesan agar kepentingan nasional selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelaksanaan tugas," tambahnya.
"Beliau ke USA dalam hal menghadiri International Bank Note Conference dan diskusi dengan Federal Reserve NY dan Bank Of New York mengenai Cash Handling," imbuhnya.
Lebih jauh Difi mengatakan, Budi Rochadi akan dikenang anak buahnya sebagai orang yang tegas, tapi juga sangat memperhatikan anak buahnya.
"Beliau meninggal di usia 60 tahun. Lahir 24 Maret 1951 di Solo. Masuk BI tahun 1975. Isteri beliau yang ditinggalkannya adalah Sriwati, anak perempuan Diah Alit .P dan anak laki Anggoro Dwi Nugroho," pungkasnya.
Budi Rochadi meninggal dunia pada Minggu, 10 Juli 2011 pukul 18.30 waktu New York atau Senin, 11 Juli 2011 pukul 06.30 WIB. Budi meninggal dunia karena jatuh di kamar mandi. Budi di AS saat bertugas mengikuti Bank Notes Conference.
Masa jabatan Budi Rochadi akan habis masa jabatannya di tahun 2011 ini. Pria kelahiran Solo, 24 Maret 1951 ini menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, tahun 1975. Beliau memperoleh gelar MA dalam bidang Ekonomi di Michigan State University, Amerika Serikat.
Karirnya di Bank Indonesia dimulai tahun 1975. Beliau pernah menjabat Pemimpin Bank Indonesia Semarang, Pemimpin Bank Indonesia Medan, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo. Terakhir, beliau menjabat sebagai Direktur Senior Pengawasan Bank.
Ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.69/P Tahun 2006 dan dilantik pada tanggal 11 Januari 2007.
(dru/dnl)











































