Kredit 'Nganggur' Perbankan Capai Rp 500 Triliun

Kredit 'Nganggur' Perbankan Capai Rp 500 Triliun

- detikFinance
Kamis, 14 Jul 2011 11:18 WIB
Kredit Nganggur Perbankan Capai Rp 500 Triliun
Bogor - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan porsi kredit belum cair dan masih menganggur alias undisbursed loan masih cukup tinggi. Bank sentral mencatat undisbursed loan mencapai 34% dari total kredit atau mencapai Rp 500 triliun.

Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono usai menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Tim Pengendalian Inflasi Jawa Barat-Banten-Jakarta di Hotel Santika, Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/7/2011).

"Undisbursed loan mungkin di sekitar Rp 500 triliun saat ini atau 30% atau 34% dari total kredit Rp 1.800 triliun," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hartadi, paling banyak kredit belum cair di sektor kredit investasi. Sedangkan di kredit konsumsi pencairannya cukup cepat. Undisbursed loan merupakan kredit yang telah disetujui oleh bank ke debiturnya, namun kredit tersebut belum dicairkan sehingga menganggur.

Namun Hartadi mengungkapkan, walaupun pencariannya lambat tetapi kredit investasi termasuk tumbuh cukup tinggi.

"Kalau secara agregat tidak sampai 30%, tetapi kredit investasi saya sudah puas 24-25% tumbuhnya tapi nanti di komponen kreditnya, kredit konsumsi akan turun dan kredit modal kerja dan kredit investasi akan naik," jelasnya.

Lebih jauh Hartadi mengatakan kemungkinan kredit investasi ini masih akan tumbuh walaupun tidak akan naik terlalu cepat. Hal ini dikarenakan masuk ke porsi undisbursed loan yang memang pencairannya lambat.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads