Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Mutiara, Maryono di Restoran Seribu Rasa, Jakarta, Rabu (20/7/2011).
"Tugas manajeman adalah menjadikan bank sehat dan memiliki value. Di mana laba mencapai Rp 202 miliar. Naik 247%. Ini hasil karya manajemen, supaya bank bisa dilihat investor dan pertumbuhan di atas perbankan," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target kredit sampai dengan akhir 2011 bisa mencapai Rp 9,9 triliun, naik dari target yang ditetapkan sebelumnya," ucapnya.
Pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan juga naik 43% menjadi Rp 9,9 triliun. "Rasio NPL turun, dulu di atas 5% pada 2010 sekarang 3,4%. Di bawah standar BI. Ke depan akan perbaiki terus," ucapnya.
Inovasi telah dilakukan perseroan. Salah satunya dengan penyaluran KPA cicilan termurah Rp 1,1 juta per bulan dalam 20 tahun pada unit Apartemen d'Green Pramuka Residences. Sebelumnya perseroan juga bekerja sama dengan PT Gapuraprima Grup dalam uang muka dan bunga 0%.
(wep/ang)











































