Demikian disampaikan Kepala Divisi Bisnis BUMN BRI, Dwi Agus Pramudya, di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (20/7/2011).
"Kalau plafon pembiayaan korporasi khusus kepada perusahaan BUMN saat ini sudah mencapai Rp 59,1 triliun. Harapannya untuk keseluruhan tahun ini bisa menambah Rp 2-3 triliun lagi," terang Dwi Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dari plafon Rp 59,1 triliun, kurang dari setengahnya atau Rp 30 triliun dicairkan. Sampai dengan akhir 2011, BRI berharap pencairan kredit bertambah menjadi Rp 36 triliun.
"Outstanding (total pencairan) ke BUMN masih bisa dicairkan Rp 6 triliun, dari per Juni 2011 lalu Rp 30 triliun," paparnya.
BRI masih berharap semakin banyak BUMN besar yang menggandeng perseroan dalam pembiayaan investasi, seperti PLN atau Pertamina. Ini dilakukan untuk memperkuat realisasi kinerja kredit BUMN yang dilakukannya.
(wep/dnl)











































