"Upaya penajaman bisnis memberikan hasil yang menggembirakan hampir di semua lini bisnis BNI, sesuai dengan arah bisnis kepada pertumbuhan finansial yang berkelanjutan," kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (25/7/2011).
Kenaikan laba bersih bank plat merah itu disebabkan tumbuhnya pendapatan bunga sebesar 5%, peningkatan pendapatan non-bunga (fee based income) sebesar 6%, peningkatan efisiensi yang ditandai dengan penurunan biaya operasional sebesar 2%,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi outstanding total kredit per triwulan II-2011 mencapai Rp 152,90 triliun, naik 21% dari posisi per triwulan II-2010 sebesar Rp 126,23 triliun. Penyaluran kredit di segmen korporasi, segmen usaha kecil dan segmen konsumer mengalami pertumbuhan yang sangat baik.
Perseroan juga mencatat peningkatan dana murah (CASA) sebesar 10%. Dengan tambahan modal dari rights issue pada tahun 2010, rasio kecukupan modal (CAR) masih di level 17,2%, setelah memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional.
(ang/dnl)











































