Adapun anak usaha Sungai Budi Grup ini adalah PT Budi Acid Jaya Tbk, PT Tunas Baru Lampung Tbk, PT Bumi Nabati Perkasa, PT Golden Sinar Sakti, dan PT Sungai Budi.
Wakil Presiden Direktur CIMB Niaga Catherine Hadiman mengatakan, besarnya nilai kerjasama ini disesuaikan dengan kondisi perdagangan dari Sungai Budi Grup, dan dalam bentuk trade finance transaction.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sungai Budi Grup sendiri telah menjadi nasabah CIMB Niaga sejak tahun 1980-an, dan group ini sampai sekarang merupakan nasabah prima CIMB Prima
"Sungai Budi Group telah menggunakan falisilitas investment loan, L/C Line (Sight/Usance), working capital loan, termasuk warehouse financing, corporate credit card, forex," tuturnya.
Ditempat yang sama Deputi Presiden Direktur Sungai Budi Group Sudarmo Tasmin mengatakan kebutuhan suplier anak usaha Sungai Budi Group melebihi Rp 100 miliar.
"Kebutuhan nantinya lebih dari Rp 100 miliar yang akan dipenuhi oleh CIMB Niaga. Dan bisa terus bertambah kedepan," tuturnya.
Kredit Korporasi Tumbuh 20% di 2011
Pada kesempatan yang sama Catherine mengatakan pada tahun ini perseroan menargetkan pembiayaan kredit korporasi mencapai 20%. Saat ini, setengah dari targenya sudah tercapai.
"Kita targetkan kredit korporasi tumbuh 17-20%.Kredit korporasi sendiri saat ini sudah mencapai 50% dari target hingga Juni 2011," kata Catherine.
Catherine menambahkan, per Desember 2010 kredit korporasi CIMB Niaga mencapai Rp 32 triliun.
(dru/ang)











































