Penggunaan Kartu Debet Selama Ramadan Bakal Melonjak

Penggunaan Kartu Debet Selama Ramadan Bakal Melonjak

- detikFinance
Rabu, 27 Jul 2011 13:38 WIB
Penggunaan Kartu Debet Selama Ramadan Bakal Melonjak
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk memperkirakan transaksi kartu debet selama Ramadan akan meningkat hingga 30% atau mencapai 65 juta transaksi. Kegiatan belanja masyarakat selama Ramadan bakal meningkat tinggi.

"Selama puasa itu biasanya transaksi naik 25-30%. Ini debet kan bisa dipakai belanja juga," ungkap Direktur Micro dan Retail Banking Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin kepada wartawan usai penarikan undian Mandiri Fiesta di FX, Sudirman, Jakarta, Rabu (27/7/2011).

Menurut Budi, selama bulan Ramadhan biasanya transaksi mulai padat dan ramai memasuki pekan kedua di bulan tersebut. Adapun penggunaannya kartu debet sendiri sangat beragam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu minggu satu belum ramai, minggu kedua biasanya ramai di tempat makan, minggu ketiga lebih banyak transaksi debit ke belanja. Itu transaksi biasanya 60 juta sampai 65 juta transaksi per bulan," kata Dia.

Dalam mendukung kegiatan transaksi tersebut, lanjutnya, Bank Mandiri akan menyiapkan berbagai promo di restoran-restoran dan departemen store, termasuk menyiapkan promo khusus di supermarket, melihat ada produk-produk tertentu yang mengalami peningkatan penjualan selama bulan puasa.

"Selama bulan puasa itu juga kan ada beberapa produk yang laku, jadi kita ikuti consumer goods. Untuk kartu debit platinum kita juga promosi ke Arab, kan nasabah level atas banyak yang umroh. Liburan juga, ke luar negeri. Itu bisa tarik tunai dari sana, itu pakai jaringan visa, dan nanti akan di-cash dari bank di sana, tapi kan kurs kita lebih murah daripada harus ke money changer," terangnya.

Selama setahun sendiri Bank Mandiri menyiapkan kebutuhan likuiditas mencapai Rp 60 triliun, yang disebar di jaringan kantor dan anjungan tunai mandiri (ATM), dan diperkirakan selama bulan puasa akan meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

"Itu biasanya kebutuhan kasnya 30% dari normal," imbuhnya.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads