PT Bank Permata Tbk (BNLI) membukukan laba Rp 695 miliar di semester pertama 2011, meningkat 32% dari Rp 527 miliar pada periode yang sama tahun 2010.
Laba operasional bank yang dulunya bernama Bank Bali ini secara konsolidasi tumbuh 19% menjadi Rp 741 miliar didorong pertumbuhan pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis biaya (fee based income). Pendapatan bunga bersih tumbuh 24% menjadi Rp 1,95 triliun, sementara pendapatan berbasis biaya naik 12% menjadi Rp 474 miliar.
"Kami akan terus meningkatkan infrastruktur dan kemampuan kami secara sistematis untuk mengejar peluang di pasar perbankan Indonesia," kata Direktur Utama Bank Permata David Fletcher dalam siaran pers, Kamis (28/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giro dan Tabungan mencatat kenaikan masing-masing sebesar 22% yoy menjadi Rp 14 triliun dan Rp 12,7 triliun. Sementara itu deposito juga mencatat peningkatan yang tajam sebesar 48% menjadi Rp 39,9 triliun pada akhir Juni 2011.
(ang/dnl)











































