Industri pembiayaan motor mengalami peningkatan permintaan signifikan menjelang lebaran 2011 ini. Bayangkan saja, salah satu perusahaan pembiayaan motor Honda, PT Federal International Finance (FIF) mengalami permintaan yang melebihi stok dan produksi barang.
Presiden Direktur FIF Suhartono mengungkapkan kenaikan permintaan pembiayaan sepeda motor sudah terjadi sejak Mei 2011 kemarin.
"Naiknya sejak Mei 2011 itu sudah 10%. Nah, nanti ditambahkan dengan Lebaran bisa mencapai 20% lebih," ungkap Suhartono ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Kamis (4/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Suhartono mengatakan, meskipun terjadi kenaikan permintaan yang signifikan tetapi pihaknya menjamin tidak mengambil untung sesaat. Suhartono menegaskan tidak akan ada kenaikan suku bunga meskipun ada banyak permintaan.
"Suku bunga dipastiikan tetap yakni secara average berada di 15% flat per tahunnya," ungkap Suhartono.
Suhartono juga menambahkan saat ini FIF telah mengucurkan pembiayaan sepeda motor Honda sejumlah 595.000 unit hingga Juni 2011 dengan pembiayaan Rp 9,1 triliun. Realisasi pembiayaan ini telah terjadi kenaikan 20% dari periode sebelumnya.
"Sampai akhir tahun 2011 kita menargetkan pembiayaan meningkat hingga 1,2 juta unit," jelasnya. (dru/ang)











































