Demikian disampaikan oleh Direktur Konsumer Bank Mandiri, Mansyur Nasution ketika ditemui disela Media Gathering Mandiri di Hotel Shangrila, Sudirman, Jakarta, Senin Malam (15/8/2011).
"Pertumbuhan KPR kita konsisten diatas 30% rata-rata dari tahun ke tahun seperti halnya di 2011 ini. Hingga semester I-2011 telah tumbuh 31%," ujar Mansyur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hampir dari seluruh daerah kita mempunyai pengembangnya sendiri," terangnya.
Pertumbuhan KPR yang cukup tinggi ini, menurut Mansyur salah satunya dikarenakan tingkat bunga yang menarik.
"Mandiri menawarkan bunga KPR dari 7,75% hingga 8,8%. Fix selama satu sampai dua tahun bervariasi," kata Mansyur.
Mandiri memberikan KPR untuk pembiayaan rumah senilai Rp 50 juta untuk kelas Rumah Sederhana hingga Rp 5 miliar. Tetapi, sambungnya, rata-rata nasabah mengambil rumah seharga Rp 200 juta.
Lebih jauh Bank Mandiri optimistis KPR akan terus tumbuh seiring dengan tingginya demand masyarakat yang ingin mempunyai rumah baru. Seiring dengan pertumbuhannya, Bank Mandiri tetap menjaga rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) diposisi rendah.
"Dalam penyalurannya, kita tetap waspada dimana jika dilihat NPL KPR masih tetap rendah dimana hanya 2,2%," tuturnya.
(dru/qom)











































